OPERASI LIBAS POLRES SUBANG TANGKAP 16 ORANG PELAKU NARKOBA

by -318 views
IMG-20190829-WA0025

SUBANG- Peredaran NARKOBA diwilayah hukum Polres Subang saat ini sudah sangat meresahkan Masyarakat Kabupaten Subang.

Baru baru ini Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Subang dalam Giat operasi Libas selama bulan Agustus 2019 telah berhasil mengamankan 16 Orang tersangka yang terdiri dari 12 Orang tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu sabu dan 4 Orang tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis Ganja.

Penangkapan ke 16 tersangka penyalahgunaan Narkoba ini diungkap oleh Kapolres Subang AKBP. M. JONI Sik. Pada saat Gelar Jumpa Pers hari Kamis 29 Agustus 2019 bertempat di Mapolres Subang.

Dalam Jumpa Pers Kapolres mengatakan bahwa jajaran Satres Narkoba telah berhasil mengungkap perkara Narkoba jenis Sabu dan Ganja dari beberapa TKP di Subang, yaitu di Wilayah Ciasem, Kalijati, Pagaden, dan Sagalaherang.

Kapolres M. Joni juga menambahkan keterangannya kepada awak Media bahwa dari 16 Orang tersangka yang berhasil diamankan, 4 Orang diantaranya adalah merupakan tersangka Residivis yang baru 1 bulan keluar dari Penjara yaitu, 1. AB alias BR (Ranmor) 2. WS alias OG (Narkoba) 3. JN alias JD (Narkoba) 4. WK alias BK (Ranmor).

Dari 16 Orang tersangka yang ditangkap, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa : 1. Sabu sabu sebanyak 102 Gram/1 Ons 2. Ganja sebanyak 2.485 Gram/2,5 Kg.

Menurut Kapolres M. Joni Pasal yang disangkakan kepada ke 16 Tersangka yaitu : Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 111 ayat (2) Undang undang RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman Hukuman minimal 6 tahun dan Maksimal 20 tahun/seumur hidup atau hukuman mati (Pengedar), Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 111 ayat (1) Undang undang RI nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun (bagi yang menyimpan/memakai), jelas Kapolres.

Kapolres M. Joni juga mengungkapkan bahwa Modus operandi dari para tersangka adalah dengan melalui Transfer, diarahkan via Hp, diberikan Peta lokasi kemudian barang ditempel, katanya. (Ricky/Tety)

Tinggalkan Komentar