Kominfo Blokir Iklan Rokok di Internet

by -561 views
no smoking

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menindaklanjuti surat edaran Menteri Kesehatan RI No. TM.04.01/Menkes/314/2019 tentang pemblokiran iklan rokok di internet.

Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) mendukung langkah pemerintah yang memblokir iklan di internet. “Jadi kami hargai itu, selama jangan sampai iklan rokok dilarang sama sekali,” kata Ketua (Gaprindo) Muhaimin Moefti seperti dikutip dari Kontan.co.id, Minggu (16/6/2019).

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menerima surat dari Menteri Kesehatan terkait pemblokiran iklan rokok di internet. Salah satu poin yang disampaikan dalam surat tersebut, iklan rokok banyak ditemui di berbagai situs semacam Youtube, Instagram, dan Game Online. Kemenkes meminta Kemenkominfo memblokir iklan-iklan rokok itu.

Menteri Kominfo, Rudiantara juga telah memberi arahan kepada timnya untuk segera melakukan take down atas konten iklan yang ditemukan di internet.

Sementara itu untuk kedepannya, pihak Gaprindo merasa mereka tidak perlu menyusun strategi khusus terkait hal-hal promosi. Pomosi yang tidak boleh menampilkan wujud rokok sudah diberlakukan pada iklan-iklan rokok di televisi. “Seperti iklan di televisi kan begitu, tidak menunjukkan kemasan, tidak menujukkan batang rokok, tidak menunjukkan orang merokok. Asap pun tidak boleh,”.

Tanggapan serupa juga datang dari Gabungan Perserikatan Pengusaha Rokok Indonesia (Gappri) Henry Najoan. Dia mengatakan, pihaknya siap mematuhi aturan. Sejauh ini ada kurang lebih 200 regulasi yang mengikat Industri Hasil Tembakau (IHT) dan semua dipatuhi. Walaupun ada banyak regulasi yang mengatur, Henry memastikan rokok tidak termasuk produk ilegal dan tidak melanggar hukum.

Tinggalkan Komentar