Sebar Spam di WhatsApp Bisa Diseret ke Pengadilan

by -15 views

Penyebaran spam atau iklan yang berlebihan bisa dilakukan lewat berbagai media, tidak hanya melalui e-mail atau website penyebaran spam juga bisa dilakukan lewat media oesan instan WhatsApp.

Karena itu baru-baru ini pihak Facebook sebagai induk WhatsApp saat ini akan mengeluarkan kebijakan yang ketat terkait pengguna yang sering menyebarkan spam melalui WhatsApp.

WhatsApp pada dasarnya sudah memiliki aturan main mengenai perilaku pengguna layanannya. Pelanggar syarat dan ketentuan pun berpotensi kena sanksi lewat blok sementara atau bahkan permanen.

Seperti yang dilansir oleh Metro.co.uk. Secara khusus, aturan ini lebih ditujukkan bagi para pengguna yang sering menyebar chat WhatsApp berupa pesan broadcast yang dianggap spam — yang juga dikenal sebagai automatedbulk messaging.

“Mulai 7 Desember 2019, WhatsApp akan menempuh jalur hukum terhadap siapa saja yang kami nilai terlibat atau membantu pihak lain melanggar syarat dan ketentuan kami, seperti pengiriman pesan otomatis atau bulk messaging, atau penggunaan non-personal, sekalipun informasi mengenai pelanggaran itu semata-mata kami dapati di luar platform kami sendiri,” tutur WhatsApp.

Pun begitu, berdasarkan pernyataan tersebut, pengguna WhatsApp pada dasarnya tak perlu terlalu risau atau khawatir bakal kena tuntut jika memang memakai pesan instan tersebut sebagaimana biasa, alias tidak gemar menyebar spam apalagi sampai menggunakan bot untuk broadcast otomatis.

Tinggalkan Komentar