Ini Konsekuensi Eropa Tanpa 5G Huawei

by -646 views
8b7a9c36-762a-4451-9713-3cdcc8da4baf_169-800x451

Seperti kita tahu bahwa Huawei terus mendapatkan serangan yang bertubi-tubi, masalah tidak hanya terjadi bagi Huawei sendiri namun negara-negara di Eropa juga harus mau menerima konsekuensinya.

Jika Huawei terus diblokir, maka negara-negara di Eropa tidak dapat menggunakan teknologi 5G besutan Huawei, imbasnya mereka harus menggunakan perangkat infrastruktur 5G yang jauh lebih tinggi.

Seperti yang kami lansir dari Reuters, analis telah memperkirakan biaya yang harus di keluarkan oleh negara-negara di Eropa untuk teknologi 5G itu akanĀ  lebih tinggi 55 miliar euro, atau sekitar Rp 887 triliun. Selain itu, implementasi 5G juga akan molor 18 bulan.

Perkiraan tersebut adalah bagian dari laporan GSMA, yang mewakili kepentingan dari 750 operator seluler di seluruh dunia. GSMA sendiri sebelumnya memang aktif menyuarakan konsekuensi ini.

Menurut mereka, lonjakan biaya dan penundaan penerapan 5G ini bisa terjadi karena saat ini banyak operator di Eropa yang sudah menggunakan perangkat jaringan buatan Huawei. Bersama dengan ZTE, Huawei sendiri mempunyai market share lebih dari 40% di Uni Eropa.

Nah, jika mereka harus mengesampingkan penggunaan perangkat Huawei di teknologi 5G, menurut GSMA, maka mereka harus mengganti infrastruktur yang sudah dipakai sebelumnya jika mereka mau memperbarui jaringannya ke 5G.

Tinggalkan Komentar