Inovasi Dell EMC di Era Multi-Cloud

by -26 views
Dell-EMC-City-Night-1000x500-1

Dell EMC mengumumkan kemampuan baru dan pembaharuan yang dilakukan pada portofolio backup perangkat storage Dell EMC Data Domain dan Integrated Data Protection Appliance (IDPA) yang dirancang untuk menawarkan fleksibilitas dan nilai yang sebenarnya dengan kemampuan multi-cloud yang lebih luas dan peningkatan kinerja. Peningkatan yang dilakukan pada portofolio ini juga menghadirkan pilihan dan opsi yang lebih banyak kepada organisasi skala menengah dan kantor-kantor dari organisasi yang lebih besar yang beroperasi secara remote untuk menikmati perlindungan data kelas enterprise.

Menurut IDC, 92% organisasi telah mengadopsi lingkungan cloud dengan 64% diantaranya menerapkan pendekatan multi-cloud. 3 Dengan perpaduan sejumlah cloud yang berbeda, melindungi data di seluruh beban kerja sekaligus memenuhi persyaratan kepatuhan dan keamanan menjadi tantangan yang sangat penting bagi banyak organisasi. Bahkan, menurut studi yang dilakukan IDC untuk Dell EMC, dukungan lintas-cloud dinyatakan sebagai kelemahan terbesar dari transformasi TI. 4 Dell EMC menyadari sepenuhnya tantangan ini dan terus meningkatkan kemampuan perangkat perlindungan datanya untuk membantu pelanggan  mengurangi risiko dan melindungi aset paling berharga mereka – yaitu, data – dalam lingkungan multi-cloud.

Kemampuan multi-cloud
Dengan perangkat lunak Data Domain OS 6.2 dan IDPA 2.3, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan untuk memperluas perlindungan data mereka ke cloud publik dengan layanan Cloud Tier yang diperluas mencakup Google Cloud Platform dan
Alibaba Cloud (sudah tersedia di Indonesia), yang artinya memungkinkan fleksibilitas yang lebih baik untuk retensi jangka panjang. Kemampuan ini merupakan fitur tambahan dari layanan yang telah ditawarkan di AWS, Microsoft Azure, Dell EMC Elastic Cloud Storage, Virtustream, Ceph, IBM Cloud Open Storage, AWS Infrequent Access, Azure Cool Blob storage dan Azure Government Cloud, di negara-negara tertentu. Selain itu, Free-space Estimator Tool baru untuk Cloud Tier juga membantu memungkinkan pengelolaan kapasitas yang lebih efisien untuk membantu mengurangi biaya storage on-premise dan cloud.

Dell EMC juga memperluas ekosistem penyedia cloud publik untuk Data Domain Virtual Edition (DD VE), yang menyediakan perlindungan data berbasis perangkat lunak on-premise dan di cloud publik, yang mencakup AWS GovCloud, Azure Government Cloud dan Google Cloud Platform. Ini artinya menambah platform yang telah menikmati layanan ini sebelumnya, yaitu AWS S3 dan Azure Hot Blog. Ekosistem cloud yang diperluas dan dikombinasikan dengan peningkatan kapasitas DD VE yang telah diumumkan sebelumnya – hingga 96TB per kasus – memastikan lingkungan cloud pelanggan yang terus berkembang akan menerima tingkat perlindungan yang sama seperti yang mereka terima dari perangkat Dell EMC on-premise.

Selain itu, Native Cloud Disaster Recovery kini telah tersedia di seluruh portofolio IDPA, yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan failover yang hemat biaya ke lingkungan cloud secara end-to-end. Pelanggan tidak lagi harus mengeluarkan biaya serta mendirikan dan mengelola lokasi kedua untuk disaster recovery dan bisa melakukan failover ke cloud publik dengan mudah jika terjadi masalah dan melakukan failback ketika semua masalah sudah diatasi. Dengan perluasan ini, semua model Data Domain dan IDPA bisa melayani AWS, termasuk VMware Cloud di AWS, dan Microsoft Azure untuk Cloud Disaster Recovery.

Berbagai organisasi kini juga tidak perlu khawatir karena semua perangkat perlindungan data Dell EMC menyediakan antarmuka pengguna (user interface) yang modern dan mudah dikelola. Para administrator TI juga bisa dengan mudah mengelola beberapa perangkat Data Domain dan DD VE – on-premise atau di cloud publik – dari satu antarmuka pengguna dengan Data Domain Management Center.

Peningkatan kinerja
Pembaharuan yang dilakukan pada portofolio IDPA kini menghadirkan kinerja yang lebih baik untuk Instant Access and Restore dengan penyempurnaan cache data input/output per second (IOPS) empat kali lebih besar, yang artinya menyediakan hingga 40.000 IOPS dengan latensi hanya 20 milidetik.

Portofolio perangkat Data Domain juga kini menghadirkan waktu pemulihan lebih cepat dari sebuah perangkat on-premise dan penarikan data lebih cepat dari cloud publik. Dengan peningkatan kinerja ini, organisasi kini bisa memulihkan data mereka hingga dua setengah kali lebih cepat dari sebuah perangkat Data Domain 1 dan menarik data mereka hingga empat kali lebih cepat dari cloud 2 ke sebuah perangkat Data Domain, artinya memungkinkan mereka untuk memenuhi ketentuan SLA yang semakin ketat.

Lebih banyak pilihan untuk organisasi skala menengah Pilihan dan skalabilitas sangatlah penting bagi organisasi yang lebih kecil dan skala menengah yang membutuhkan perlindungan data berbasis cloud kelas enterprise. Selain pembaharuan cloud dan kinerja, Data Domain DD3300, alat berukuran 2U yang khusus dirancang untuk organisasi skala menengah dan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kantor-kantor remote – memiliki hardware tambahan baru. Selain itu, DD3300 kini hadir dengan kemampuan jaringan yang lebih cepat yang mendukung 10GbE dan pilihan backup yang lebih besar untuk virtual tape libraries (VTL) melalui
Fiber Channel. Berbagai pilihan tersebut menawarkan solusi perlindungan data ke cloud kepada organisasi-organisasi skala menengah yang dapat dikembangkan sesuai dengan perubahan kebutuhan mereka.

Tinggalkan Komentar