Karya Kerajinan Limbah Ibu-Ibu PKK Asal Desa Wantilan Subang Di Lirik Gubernur Jawa Barat

by -940 views
IMG-20190421-WA0083

SUBANG,- Buah manis dari kerja keras para ibu-ibu yang tergabung sebagai kader PKK di Desa Wantilan kini mulai dirasakan, setelah beberapa bulan lalu mendapati perhatian dari pejabat tertinggi Kabupaten Subang, yaitu Bupati H Ruhimat, kini giliran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang juga terpesona pada kerajinan tangan olahan limbah tali pabrik hasil karya ibu-ibu PKK Desa Wantilan.

Saat di hadapan Awak media, Kang Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, tertarik perhatiannya saat mengunjungi salah satu stand dalam pameran prodak unggulan Kabupaten dan Kota Se Jawa Barat, pada acara festival literasi di gedung sate Bandung, Sabtu (20/04/2019) kemarin.

Stand tersebut adalah milik Kabupaten Subang, yang memamerkan kerajinan tas tali, olahan limbah tali, karya ibu-ibu PKK Desa Wantilan.

Saat di hadapan awak media Gubernur Jawabarat Ridwan Kamil menyatakan bahwa ini adalah kerajinan terbaik yang terbuat dari limbah plasti yang sudah tidak terpakai.

“Literasi tidak sebatas membaca tentu saja, lebih dari itu harus sampai bagaimana kemampuan kita mengenal kata, mengenal huruf, mengenal kalimat, bagaimana menyatakan pendapat, kemudian bagaimana menciptakan barang dan jasa yang berkualitas dalam kompetisi global, seperti yang sudah dilakukan oleh Desa Wantilan dengan tas talinya ini,”ujar Kang Emil kepada awak media.

Sementara itu, secara terpisah, Bunda literasi Kabupaten Subah Hj. Yoyoh Ruhimat, mengatakan bahwa dengan dipamerkannya prodak dari kerajinan ibu-ibu PKK Desa Wantilan di tingkat Provinsi Jawa Barat adalah salah satu upaya untuk mewujudkan Subang Jawara.

“Sebagai Ketua PKK Kabupaten Subang, sekaligus juga Bunda Literasi di Kabupaten Subang sudah seharusnya saya membantu kinerja Bupati dalam rangka mewujudkan Subang Jawara, khususnya Jawara Niaga, apalagi ini prodak desa, perlu untuk kita dorong bersama-sama, selain untuk diperkenalkan pada pasar yang lebih luas, ini juga bagus untuk memotivasi para pengrajin,”ucap Hj. Yoyoh kepada JP Tim.

Bunda Literasi berharap, dengan digulirkannya gerakan literasi di setiap pelosok Jawa Barat akan menjadi peluang juga pembuat-pembuat kerajinan di Subang tentunya.

“Sebagai sinergitas untuk mewujudkan Subang Jawara, dan Jawa Barat Juara, mengingat gerakan literasi ini, harus memiliki dampak pada terciptanya barang dan jasa yang memiliki daya saing secara global,”pungkasnya. [JP Tim].

Tinggalkan Komentar