Jubir BPN Prabowo-Sandiaga Uno Jawab Tudingan Program Rumah Siap Kerja Jiplak Program Jokowi

by -227 views
sandiaga-uno-cium-tangan-maruf-amin-sebelum-naik-ke-panggung

JAKARTA – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Yandri Susanto, membantah bahwa program Rumah Siap Kerja yang diusung Prabowo-Sandiaga Uno berbeda dengan program Kartu Pra Kerja Jokowi-Ma’ruf.

Yandri mengatakan bahwa tidak mungkin pihaknya menyontoh program Kartu Pra Kerja Jokowi yang masih menjadi perdebatan.

“Kalau Kartu Prakerja justru perdebatannya kan di internal pemerintah. Menurut saya, memang tidak layak dicontoh, apa yang mau dicontoh? Jusuf Kalla saja enggak setuju kok. Menteri Keuangan saja mempertanyakan, Menteri Tenaga Kerja saja baru mau mengkaji,” ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (18/3/2019).
Oleh karena itu menurut Yandri, pihaknya tidak mungkin menyontek program Prakerja. Menurutnya, program tersebut tidaklah bagus karena akan memberikan gaji pada pengangguran.

“Dari mana coba orang masih banyak menganggur saja susah cari lapangan kerja masa orang menganggur mau digaji? Itu kan bohong-bohongan,” katanya.

Rumah Siap Kerja merupakan program yang diluncurkan Prabowo-Sandiaga Uno untuk mengatasi pengangguran.

Rumah Siap Kerja nantinya akan menyediakan pelatihan dan bimbingan karir.

Tujuannya, untuk menciptakan angkatan kerja yang inovatif dan kreatif. Menurut Yandri, Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Tohir, tidak memahami program tersebut sehingga menyebut mencontek program Kartu Pra Kerja.

“Pak Erick Thohir mungkin enggak paham itu. Karena dia mungkin enggak terlalu banyak bertanya kepada orang-orang yang benar benar paham,” pungkasnya.

Sebelumnya, di lokasi debat, Erick mensinyalir bahwa program rumah kerja Prabowo-Sandiaga Uno meniru program Kartu Prakerja Jokowi-Ma’ruf Amin. Padahal menurut Erick dalam kampanye sebaiknya jangan saling menjiplak. (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Sumber : Tribunjabar.ID
[ jp | team ]

Tinggalkan Komentar