,

Ingkatkan Sumber Daya Manusia, Lanud Suryadarma resmikan pemisahan Wingdiktek dan Wingdikkal

by -236 views
[ Asp | JP ]
[ Asp | JP ]

KALIJATI | JP  – Lanud Suryadarma mengadakan Upacara Likuidasi Wingdiktekkal dan Skadik 304 serta peresmian Wingdiktek, Wingdikkal, Skadik 601 dan Skadik 602 pada (22/2),  Bertempat di lapangan apel Skadik upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Struktur organisasi dan tugas Wing Pendidikan Teknik dan Wing Pendidikan Pembekalan yang sebelumnya menjadi satu dilikuidasi menjadi dua lembaga.

Selain para pejabat TNI AU dalam upacara tersebut hadir juga Bupati Subang Bpk H. Ruhimat, Pangdam III/slw diwakili oleh Danrindam III/Slw Kolonel Inf Indarto, Dandim 0605/sbg Letkol Inf Deni, Kapolres Subang Akbp M. Joni.

Pada upacara tesebut Kasau juga  langsung melantik Kolonel Tek. Iman Gozali sebagai Komandan Wingdiktek, dan Kolonel Kal Hidayat Januardi sebagai Komandan Wingdikkal yang baru. Termasuk melantik Mayor Kal Tio Triyono sebagai Dan skadik 601 Wingdikkal dan Mayor Kal Afris Tanjung sebagai Danskadik 602 Wingdikkal.

Kepada  team jabar publiser Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna menjelaskan bahwa pemisahan Wingdiktek dan Wingdikkal ini adalh upaya untuk mewadahi kepentingan pengembangan dan perubahan organsiasi yang mengarah pada sentralisasi pelaksanaan pendidikan secara bertahap, berjenjang, berlanjut dan berkesinambungan.

“Jadi begini dalam rangka pembangunan sumber daya manusia, Angkatan Udara terus membenahi peningkatan sumber daya manusia, salah satunya dengan pendidikan di Lanud Suryadarma di Subang, ada Wing pendidikan yang dipimpin oleh seorang Kolonel yaitu untuk teknik dan perbekalan. Jadi satu tadinya yaitu wingdiktekkal dipimpin satu komandan dengan beban tugasnya, nah setelah dikaji karena siswanya tambah banyak kemudian perkembangan teknologi sudah semakin berkembang di bidang teknik maupun di bidang perbekalan sehingga ditangani dengan satu komandan Wing ini sudah kurang efektif dilihat dari beban tugasnya kemudian fungsinya dan sebagainya sehingga hasil kajian dari asisten perencanaan harus dipisah supaya lebih efektif dalam pelaksanaan pendidikan” Jelas Kepala Staf  TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Dia juga menambahkan agar profesional kerjanya lebih baik maka sebaiknya dipisah antara  teknik dengan pembekalan. Marsekal TNI Yuyu Sutisna juga berharap bisa didapati pembelajaran yang lebih fokus terhadap keahliannya masing-masing.

“Dengan dipisah seperti ini yang teknik akan fokus dan mendidik bagian teknik-teknik pesawat macam-macam di situ ada, dan di bidang perbekalan juga lebih fokus sehingga hasilnya akan lebih baik kemudian sumber daya manusia meningkat muaranya adalah pelaksanaan tugas pokok TNI AU tercapai” (asp/jp)

Tinggalkan Komentar