Bawaslu Bersihkan Bahan Kampanye di Angkot. Stiker Jokowi- Amin Paling Banyak

by
Bawaslu menertibkan bahan kampanye di angkot
Bawaslu menertibkan bahan kampanye di angkot

 

Subang, JP – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu,red) Kabupaten Subang melakukan penertiban bahan kampanye berupa stiker yang terpasang pada angkutan umum antar kota (angkot) yang beroperasi di Subang, Senin (17/12/2018).

 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan bersama KPU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Organda, Konsorsium MASSAL dan pimpinan partai politik peserta Pemilu Tahun 2019 se-Kabupaten Subang, stiker pasangan calon Presiden Jokowi- Amin, paling banyak ditertibkan.

 

“Kami telah menertibkan bahan kampanye berupa stiker yang ditempel di angkutan umum yang melintasi di Wilayah Kabupaten Subang. Total bahan kampanye yang ditertibkan sampai pukul 11.30 WIB sebanyak 15 stiker,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Subang, Parrahutan Harahap.

 

Parahutan mengingatkan para sopir angkutan umum di Kabupaten Subang untuk tidak menerima bujuk rayu tim sukses guna memasang bahan kampanye capres atau cawapres maupun caleg untuk dipasang di kendaraannya.

 

“Bawaslu RI telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) 1990 yang menyebutkan agar peserta pemilu, pelaksana kampanye, dan tim kampanye dilarang memasang stiker atau branding yang memuat citra diri, identitas, ciri-ciri khusus atau karakteristik peserta pemilu pada kendaraan transportasi umum dan kendaraan milik pemerintah,”tambahnya.

 

Parrahutan menambahkan, stiker-stiker tersebut terdiri dari stiker berukuran besar yang dipasang di kaca angkutan bagian belakang. Dan sisanya berupa stiker berukuran kecil yang ditempel di pintu-pintu angkutan umum.

 

“Pada saat penertiban, kami melaksanakan gerakan bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Polisi Lalu Lintas Polres Subang, Organda, Konsorsium MASSAL, dan Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu se-kabupaten Subang,” katanya.

 

Upaya penertiban-penertiban ini akan terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Subang dengan melihat perkembangan di lapangan. Penertiban akan terus dilakukan terhadap Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye yang melanggar ketentuan.

 

Dalam melakukan pengawasan dan penindakan APK, pengawas pemilu menilai pelanggaran berdasarkan  tempat yang di larangan dipasang APK dan BK, Ukuran, estetika lingkungan, izin pemasangan, dan materi yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan.

 

“Penertiban ini dasarnya Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Serta peraturan pemerintah nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan,” katanya.

 

Dari pantauan, hingga pukul 11.30 WIB ada sekitar 15 stiker di angkutan umum yang dibersihkan. Paling banyak stiker Capres nomor urut nomor 01. Jokowi-Ma’ruf Amin sebanyak 13 stiker dan dua diantaranya stiker caleg. Sampai berita ini diterbitkan proses penertiban masih berlangsung.(ari/***)

 

Tinggalkan Komentar