Inilah Teknologi Yang Diprediksi Bakal Booming di Tahun 2019

by
computer-desktop-developer-113850

Tak terasa bahwa kita sudah berada di penghujung tahun 2018, sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru 2019 yang diharapkan akan menghasilkan perubahan yang lebih baik. Terlepas dari dinamika perubahan politik yang tengah terjadi di tanah air, penulis memiliki sejumlah prediksi tentang trend teknologi yang diprediksi akan booming di tahun 2019 nanti, apa saja teknologi tersebut? Silahkan simak pada tulisan berikut ini.

Machine Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligent (AI)
Keberadaan teknologi mesin kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent (AI) memang bukanlah hal baru, namun sejumlah perusahaan diperkirakan akan terus memperbaiki dan memperbaharui kemampuannya agar menjadi lebih baik. Seperti yang saat ini sudah bisa kita lihat, perusahaan seperti Google, Apple, Samsung, Amazon, dan Xiaomi telah memiliki produk mesin kecerdasan buatan mereka masing-masing.

Integrasi AI juga akan merambah ke hampir semua bidang. Debut mengenai hal ini bahkan sudah dimulai dari ranah smartphone. Sejumlah vendor kini tengah berlomba untuk bisa menjejalkan fitur AI pada produk mereka, hingga Qualcomm, sang pembuat chipset perangkat mobile itu kini telah memproduksi produk baru, Snapdragon 855 yang telah memiliki dukungan terhadap fitur AI didalamnya.

Situasi ini juga selaras dengan apa yang telah dibenahi Google terhadap layanan Google Assistant khusus bagi pengguna di Indonesia, dimana layanan tersebut kini bisa lebih memahami perintah suara berbahasa Indonesia, salah satunya adalah pengguna dapat melakukan pemesanan layanan transportasi online tanpa perlu lagi mengetikkan alamat, mereka hanya cukup menyebutkan tujuan dan meminta dipesankan untuk mengantarkan ke alamat tujuan.

Implementasi mesin kecerdasan buatan ini juga akan ada pada aplikasi chatbots atau mesin penjawab chatting otomatis yang biasa ditemukan pada sejulah perusahaan jasa, sehingga nantinya pengguna jasa mereka tidak akan lagi merasa berbicara dengan mesin karena bot akan mengenali dan memahami setiap pertanyaan pengguna walau pengguna jasa menggunakan bahasa dan istilah natural yang biasa digunakan sehari-hari.

Fitur VoLTE dan Koneksi Selular 5G
VoLTE atau Voice over LTE merupakan salah satu fitur dimana pengguna ponsel akan bisa menggunakan jaringan LTE tidak hanya untuk komunikasi data saja, namun juga komunikasi suara. Teknologi ini diklaim memiliki kualitas suara yang lebih baik dibanding dengan jaringan seluler yang sudah ada saat ini. Di indonesia sendiri saat tulisan ini dibuat, layanan teknologi VoLTE ini baru diberikan oleh Smartfren, diperkirakan di tahun depan akan ada lebih banyak operator yang menwarkan teknologi ini untuk pelanggan mereka.

Selain itu, pengunaan pita frekuensi 5G juga akan mulai difungsikan, mengingat saat ini sejumlah operator dan produsen telah melakukan trial mengenai implementasi 5G pada sejumlah produk mereka walau masih digunakan oleh kalangan terbatas. Di atas kertas, teknologi seluler 5G memiliki kecepatan 4 kali lebih cepat dari jaringan seluler 4G yang sudah ada saat ini.

Penggunaan Layar Lipat/Tekuk Pada Ponsel
Keberadaan layar lipat atau layar tekuk (bendable screen) akan digunakan oleh sejumlah vendor smartphone dan tablet, akhir 2018 lalu bahkan Samsung telah mengumumkan produk gawai perdana mereka yang disebut sebagai Samsung Galaxy F yang dapat berubah wujud dari perangkat tablet menjadi perangkat ponsel hanya dengan menkuk layarnya saja.

Dan secara diam-diam, saat ini perusahaan asal Tiongkok bernama Royale Corporation bahkan telah mengumumkan keberadaan dari perangkat FlexPai, sebuah perangkat ponsel yang bisa berubah wujud menjadi perangkat tablet karena kemampuan layarnya yang bisa dilipat atau ditekuk. Di tahun depan, akan ada banyak produsen yang membuat perangkat dengan kemampuan serupa, sejumlah vendor kabarnya tengah menyiapkan perangkat tersebut untuk bisa dipasarkan tahun depan.

Setidaknya, itulah sejumlah teknologi yang diprediksi bakal booming di tahun depan, walaupun penulis juga memperkirakan bahwa bisnis dan penggunaan yang melibatkan teknologi blockchain dan cryptocurrency pun akan lebih ramai digunakan. Apakah anda memiliki prediksi lainnya? Silahkan tulis di kolom komentar.

Tinggalkan Komentar