Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Oknum Samsat Kabupaten Bogor

by
kekerasan pada wartawan

WhatsApp Image 2018-09-01 at 16.44.33Kembali para kuli tinta menjadi sasaran oknum yang tidak bertanggung jawab, bahkan salah seorang jurnalis mengalami patah hidung sehingga mengakibatkan sesak pernafaasan,  kejadian di Kantor Samsat Kabupaten Bogor kemarin Jumat, 31/08/2018 pada saat peliputan dugaan adanya pungutan liar di Kantor Samsat tersebut.

Dan info terakhir korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada  Polisi dan saat ini sedang dalam penyelidikan, mari kita awasi sejauh mana obyektif dan profesionalitasnya.

Kabar di terima oleh redaksi dari WhatsApp Group IWO (Ikatan Wartawan Online) jabar dan telah di konfirmasi kebenaran informasinya adapun penjelasannya di copy dan paste langsung dari WAG tersebut.

– Kronologi Singkat Pengeroyokan :

– Saat ingin melakukan peliputan terkait dugaan PUNGLI (Pungutan Liar) di Samsat Kabupaten Bogor, 5 orang wartawan An. Faldy, Dwi, Julijar, Gustini, Ismayanti, mendapatkan perlakuan tidak selayaknya.

– Kejadiannya dipicu oleh BAUR SAMSAT KAB. BOGOR H. DINDIN.

– H. Dindin menemui kami di Halaman SAMSAT dan memaki Faldy (Korban Pengeroyokan) dengan kata Kasar.
“Kamu itu Bangsat, bajingan kamu”

– Selanjutnya H. Dindin memerintahkan 3 anggotanya untuk menarik paksa Faldy (dengan cara yang kasar) untuk katanya keperluan pemeriksaan diruangannya.

– Faldy berupaya merekam kejadian itu, namun kameranya direbut dan terjatuh hingga rusak.
Begitupun ketika Faldy dan rekan2 berupaya merekamnya dengan HP.

– H. Dindin memerintahkan anggotanya untuk menyita HP dan Kamera, serta menghapus Foto dan Video dikamera tersebut.

– Ismayanti dan Gustini (Wartawati) yang mencoba merekampun mendapat perlakuan yang sama, bahkan sempat dipukul kepala bagian belakangnya oleh orang suruhan H. Dindin.

– Faldy yang saat itu tidak terima dengan perlakuan itu, malah mendapatkan Pukulan yang dilakukan oleh kurang lebih 5 orang.

– Kejadian Berlangsung Pada pukul 16.00wib Pada tanggal 31 Agustus 2018 di Kantor SAMSAT KABUPATEN BOGOR.

– Kejadian sudah dilaporkan Ke Polres Kabupaten Bogor (RESKRIM Unit 4)
Pada Pukul 18.00WIB s/d 23.00wib. (31/8)

– Sudah dilakukan Fisum, namun Gustini dan Ismayanti tidak diperkenankan BAP dan Fisum dengan alasan penyidik bahwa lukanya tidak parah, sementara dijadikan saksi aja.

Hasil Rontgen Faldy :
1. Tulang hidung bagian atas patah.
2. Hidung bagian bawahnya retak.
3. Tulang samping kiri hidung geser (akibatnya sesak nafas berkepanjangan). Harus periksa rutin di dokter THT.
– Untuk Memar dll belum diketahui.

Kerugian materi yang dialami :
– Lensa Kamera DSLR Rusak dan 1 buah HP pecah di layar.
– Video hasil liputan dihapus dan beberapa video liputan lain pun dihapus.

Demikian sementara kronologi singkat kejadian Pengeroyokan tersebut. Terimakasih.

[sumber WAG IWO JABAR]

Tinggalkan Komentar