Gubernur Aceh Mantan Petinggi GAM yang Ditangkap KPK

by
lb1suklyb7toxzybduuf

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf termasuk dalam 10 orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Irwandi merupakan Gubernur Aceh yang dulunya adalah petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Bahkan, ia sempat menduduki posisi Staf Khusus Komando Pusat Tentara GAM pada tahun 1998-2001.
Saat itu, ia harus berurusan dengan aparat keamanan Indonesia bahkan pernah tertangkap pada awal 2003 dan divonis 9 tahun dalam kasus makar. Namun, karena bencana tsunami Aceh pada 26 Desember 2004, Irwandi berhasil lolos dari penjara Keudah, Banda Aceh.
Setelah lolos, Irwandi melarikan diri ke Finlandia dan mendapatkan tugas sebagai Koordinator Juru Runding GAM dari petinggi GAM di Swedia. Jabatan tersebut ia pegang dalam kurun waktu 2 tahun, sejak 2001 hingga 2002 saja.
Konflik Aceh berakhir setelah ditandatangani MoU Helsinki antara pemerintah Indonesia dengan GAM lewat serangkaian perundingan damai yang dimulai sejak tahun 2005 di masa pemerintahan SBY-JK. Warga Aceh yang bergabung ke GAM kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.
Irwandi Yusuf kemudian mengikuti pemilu di Aceh. Hasilnya, dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh ini dua periode menduduki jabatan Gubernur Aceh. Ia pertama kali menjabat pada periode 2007-2012 atau gubernur Aceh pertama pascadamai, lalu kembali menjabat untuk periode 2017-2022.
Pada periode 2017, Irwandi didukung oleh beberapa partai seperti PDIP, Partai Damai Aceh, PKB, Partai Nasional Aceh, dan Demokrat.

Saat Irwandi dilantik menjadi gubernur untuk periode kedua di ruang tunggu Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Banda Aceh, Presiden Joko Widodo turut menyaksikan. Bahkan ada pesan khusus yang disampaikan Jokowi ketika itu kepada Irwandi.
“Tunjukkan bahwa Aceh aman sehingga investor mau berinvestasi di Aceh. Aceh tidak aman harus betul-betul dihilangkan,” kata Jokowi.
Irwandi juga diketahui punya hobi mengendarai pesawat terbang. Bahkan Irwandi punya pesawat pribadi yang dinamakan Eagle One Hanakaru Hokagata. Menurut Irwandi, menjadi pilot pesawat merupakan cita-citanya sejak kecil.

“Saya waktu masih kecil sangat sering berpikir mengapa mobil bisa jalan tanpa ditarik dan mengapa pesawat bisa terbang. Saya sangat kagum pada sopir yang menyebabkan mobil dapat berjalan dan dihela. Begitu juga, saya menganggap pilot itu manusia Class One,” tulis Irwandi dalam salah satu status facebooknya.
Kegemarannya terbang dengan pesawat pribadinya tersebut juga sempat membantu pekerjaannya sebagai gubernur. Misalnya saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gambut di Aceh. Saat itu Irwandi melihat titik api di wilayah Kabupaten Aceh Barat dari udara dengan pesawat pribadinya.

Ia juga diketahui pernah bekerja di Palang Merah Internasional (ICRC) pada tahun 2000. Irwandi pernah mendapatkan penghargaan dari Polri mendukung pemberantasan terorisme pada tahun 2012.
Namun, karier Irwandi harus terganjal OTT KPK pada Selasa (3/7) malam. Saat ini Irwandi bersama 9 orang lainnya termasuk Bupati Bener Meriah Ahmadi masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Aceh.

[Sumber: kumparan]

Tinggalkan Komentar