Yuk! Intip TPS HOROR yang Mencuri Perhatian di Pilkada 2018

by
qodupaaimncibqic4cat

eaqcibl5vzyvsipbdgou

 

Ada-ada saja cara warga untuk memeriahkan Pilkada serentak 2018. Panitia mendekorasi TPS dengan berbagai tema, termasuk bertema Horor.

TPS bertema horor ini terdapat di TPS 7 Semarang, Jawa Tengah. Seluruh anggota KPPS dan Linmas memakai seragam yang tak wajar, mulai dari pocong, kuntilanak, gunderuwo, noni londo, dan mayat di dalam kurung batang.
TPS 07 bernuansa horor itu terletak di area Taman Makam Bergota, Kelurahan Randusari, RT 07/03, Semarang. Ketua KPPS setempat Krisyanto menuturkan, dekorasi horor di TPS miliknya didasarkan atas lingkungan sekitar yang di kelilingi makam.
“Jadi untuk TPS seperti ini ambil tema TPS horor. Kenapa? Karena kami sesuaikan dengan lingkungan kita. Kebetulan lingkungannya itu di tengah-tengah pemakaman. Suasananya itu ya horor seperti itu,” kata Krsiyanto saat ditemui di lokasi, Rabu (27/5).
“Kemudian kami buat seperti ini, semua anggota KPPS dan Linmas itu berpakaian seperti hantu semua, ada pocong ada genderuwo dan ada noni londo juga, terus dekorasinya kita buat seperti ini kaya angker gitu,” imbuh dia.
Memang para pendatang yang ingin mengunjungi TPS horor itu harus masuk ke area Makam Taman Bergota. Sepanjang jalan menuju TPS dipenuhi oleh makam. Krisyanto mengatakan, tema TPS horor itu bisa meningkatkan minat para warga untuk menyalurkan hak suaranya.
“Harapan kami dengan tampilan yang unik seperti ini, itu warga tertarik antusias untuk datang kemari, untuk melaksanakan hak pilihnya mencoblos dan responnya juga bagus,” harap Krisyanto yang berdandan layaknya Genduruwo itu.

Krisyanto menyebutkan, dari total DPT sebanyak 340, sudah 223 warga yang telah mencoblos. Selain itu, Panwas dan KPUD setempat juga merespon positif terkait dekorasi TPS horor tersebut.
“Wah mereka sungguh tertarik sekali bahkan tadi itu sampai Pangdamnya datang, terus Kapolda datang, datang ke sini melihat. Terus wakil wali kota, lalu ada anggota DPRD provinsi, KPU Pusat Pak Wahyu. Kalau yang KPUD Kota Pak Joko. Malah Pak Joko nyoblos di sini,” jelas dia.
Krisyanto melanjutkan, seragam horor yang dipakai merupakan sewaan. Selain itu, kata dia, anggota KPPS didandani horor sejak pukul 05.00 WIB. Sebelumnya pada pilkada tahun 2013, TPS 07 tidak menggunakan tema horor.
“Yang dandani juga warga sendiri. Kita bangun pukul 04.30 WIB. Kalau baju saya ini sewa. Kita pinjam kita sewa. KPPS ini warga semua, Randusari,” tutup dia. [Sumber: kumparan]

Tinggalkan Komentar