Pemburu Badak Liar Tewas Dimangsa Singa Pemburu Badak Liar Tewas Dimangsa Singa
Nasib buruk menimpa para pemburu badak liar di suaka margasatwa Sibuya di Kenya. Niatnya ingin membunuh badak untuk diambil culanya, mereka malah terbunuh, dimangsa... Pemburu Badak Liar Tewas Dimangsa Singa

Nasib buruk menimpa para pemburu badak liar di suaka margasatwa Sibuya di Kenya. Niatnya ingin membunuh badak untuk diambil culanya, mereka malah terbunuh, dimangsa habis oleh kawanan singa.

 
Dikutip AFP, Rabu (5/7), potongan tubuh para pemburu itu ditemukan pada Selasa (4/7). Diduga mereka masuk ke Sibuya sehari sebelumnya.

 
Polisi hutan menduga ada tiga orang yang jadi korban, dilihat dari benda-benda yang tertinggal, yaitu tiga pasang sepatu, sarung tangan, senapan, dan kapak. Identifikasi korban akan sulit, pasalnya mereka tinggal serpihan.

 
“Mereka pasti pemburu badak, kapak yang menunjukkannya. Mereka menggunakan senapan untuk menembak badak, lalu kapak untuk memotong culanya,” kata Nick Fox, pemilik suaka margasatwa tersebut.

 
Para pemburu liar itu diduga masuk malam hari ke Sibuya. Sialnya, mereka tiba di tengah kawanan singa. Fox mengaku di malam itu dia mendengar raungan singa.

 
“Mereka tiba di sekawanan singa, itu kawanan yang besar sehingga mereka tidak bisa lolos. Tidak banyak yang tersisa dari korban,” kata Fox lagi.

 

 

Petugas forensik telah tiba di lokasi untuk olah TKP. Untuk melakukan itu, seluruh singa di tempat itu terpaksa ditembak bius agar tidak membahayakan polisi.

 
“Kami beruntung singa memangsa mereka sebelum para pemburu itu membunuh badak. Kami kehilangan tiga badak pada Maret 2016,” kata Fox.

 
Perburuan cula badak marak terjadi di Kenya dan negara Afriika lainnya akibat masih tingginya permintaan dari China dan Vietnam. Cula badak diyakini memiliki khasiat untuk obat tradisional.

 
Saat ini badak liar di Afrika tinggal kurang dari 25 ribu akibat perburuan liar. Tahun lalu, lebih dari 1.000 badak mati diburu dan diambil culanya di Afrika Selatan. [Sumber: kumparan]

jabarpubllisher

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: