Jasad Korban KM Sinar Bangun Tak Mengapung di Danau Toba, Mengapa? Jasad Korban KM Sinar Bangun Tak Mengapung di Danau Toba, Mengapa?
Setelah pencarian intensif tanpa kenal lelah, Tim SAR gabungan berhasil menemukan KM Sinar Bangun beserta para penumpang yang tenggelam di Danau Toba. Para korban... Jasad Korban KM Sinar Bangun Tak Mengapung di Danau Toba, Mengapa?

Setelah pencarian intensif tanpa kenal lelah, Tim SAR gabungan berhasil menemukan KM Sinar Bangun beserta para penumpang yang tenggelam di Danau Toba. Para korban ditemukan di kedalaman 450 meter.
Namun, para korban yang tenggelam tersebut tidak mengapung di permukaan air. Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menerangkan, suhu air di kedalaman 450 meter Danau Toba sangat dingin. Sehingga, kondisi jenazah yang tenggelam sangat lama untuk membusuk.
“Kenapa jasad ini tidak muncul ke atas. Kami juga berkonsultasi dengan doktor forensik dari UI. Saya tanya ‘dok ini kenapa kok para jasad enggak naik ke atas?’ kalau termperaturnya dingin di dasar Danau Toba, itu seperti kita menaruh makan di kulkas jadi reaksi pembusukannya itu lamban, jadi kenapa jasad itu bisa naik karena kita butuh berat jenis kita harus lebih ringan dari air,” jelas Soerjanto di Kantor Basarnas, Jakarta, Kamis (28/3).

Soerjanto menjelaskan, butuh gas yang lebih banyak jika sebuah jasad mengapung di atas permukaan air. Namun, karena dalamnya dan dinginnya suhu air maka gas tersebut tidak cukup untuk membuat masa jenis manusia lebih ringan dari pada angin.
“Jenis ini bisa lebih ringan kalau gas-gas ini sudah berkumpul ada di tubuh kita. Nah gas ini karena pembentukannya ini lambat. Sehingga jumlah gasnya tidak cukup membuat berat jenis manusia ini lebih ringan dari angin sehingga kenapa jasad-jasad tersebut tidak mengapung, atau sebagian yang mengapung,” tutup Soerjanto. [Sumber: kumparan]

jabarpubllisher

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: